
Panduan Lengkap Jenis Bunga Peony dan Perbedaannya – Bunga peony dikenal sebagai salah satu bunga paling indah dan elegan di dunia. Kelopaknya yang besar, berlapis-lapis, serta tampilannya yang mekar sempurna membuat peony sering digunakan dalam dekorasi pernikahan, taman mewah, hingga rangkaian bunga eksklusif. Tidak heran jika bunga ini identik dengan kemewahan, cinta, dan keberuntungan.
Secara ilmiah, peony berasal dari genus Paeonia. Tanaman ini banyak tumbuh di wilayah Asia, Eropa, dan Amerika Utara. Di beberapa negara seperti China, peony bahkan dianggap sebagai simbol kehormatan dan kemakmuran. Sementara itu, di Jepang, bunga ini melambangkan keberanian dan keindahan.
Meski terlihat serupa, sebenarnya peony memiliki beberapa jenis dengan karakteristik yang berbeda. Perbedaan ini bisa dilihat dari bentuk bunga, struktur tanaman, hingga cara pertumbuhannya. Berikut panduan lengkap untuk mengenal jenis-jenis bunga peony dan perbedaannya.
Jenis Peony Berdasarkan Tipe Tanaman
Secara umum, peony dibagi menjadi tiga tipe utama berdasarkan bentuk tanamannya, yaitu herbaceous peony, tree peony, dan intersectional (Itoh) peony.
1. Herbaceous Peony
Herbaceous peony adalah jenis yang paling umum ditemukan. Tanaman ini tumbuh rendah dengan batang lunak dan akan mati hingga ke permukaan tanah saat musim dingin, lalu tumbuh kembali di musim semi.
Bunganya besar dan mekar penuh dengan variasi warna seperti putih, pink, merah, hingga ungu. Jenis ini sangat populer untuk taman rumah karena perawatannya relatif mudah. Selain itu, herbaceous peony juga sering dijadikan bunga potong untuk rangkaian buket.
Ciri khasnya adalah tinggi tanaman yang biasanya berkisar antara 60 hingga 100 cm. Mekarnya pun cukup spektakuler, meskipun hanya berlangsung beberapa minggu setiap tahunnya.
2. Tree Peony
Berbeda dengan herbaceous peony, tree peony memiliki batang berkayu dan tidak mati saat musim dingin. Tanaman ini tumbuh seperti semak dan bisa mencapai tinggi lebih dari 1 meter.
Bunganya cenderung lebih besar dibandingkan jenis herbaceous, bahkan ada yang berdiameter lebih dari 20 cm. Warna yang dihasilkan pun sangat beragam, termasuk kombinasi dua warna dalam satu kelopak.
Tree peony sering dianggap lebih eksklusif dan bernilai tinggi. Namun, perawatannya sedikit lebih rumit karena membutuhkan ruang tumbuh yang cukup serta kondisi tanah yang sesuai.
3. Intersectional (Itoh) Peony
Intersectional peony, atau sering disebut Itoh peony, merupakan hasil persilangan antara herbaceous dan tree peony. Nama Itoh diambil dari Toichi Itoh, seorang ahli hortikultura yang berhasil mengembangkan varietas ini.
Jenis ini menggabungkan keunggulan keduanya: batang kuat seperti tree peony tetapi tetap mati dan tumbuh kembali seperti herbaceous peony. Bunganya besar, tahan lama, dan memiliki warna yang cerah.
Itoh peony juga dikenal lebih tahan terhadap cuaca panas dan memiliki masa berbunga yang sedikit lebih panjang dibandingkan jenis lainnya.
Jenis Peony Berdasarkan Bentuk Bunga
Selain berdasarkan tipe tanaman, peony juga dibedakan dari bentuk bunganya. Setiap bentuk memiliki tampilan unik yang memengaruhi kesan visual saat digunakan sebagai dekorasi.
1. Single Peony
Single peony memiliki satu atau dua lapisan kelopak yang mengelilingi bagian tengah bunga. Bentuknya sederhana namun tetap elegan. Jenis ini terlihat lebih natural dan ringan, cocok untuk taman dengan konsep minimalis.
2. Semi-Double Peony
Semi-double peony memiliki beberapa lapisan kelopak tambahan, tetapi bagian tengahnya masih terlihat jelas. Bentuk ini memberi kesan lebih penuh dibandingkan single peony, namun tidak terlalu padat.
3. Double Peony
Double peony adalah jenis yang paling populer. Kelopaknya sangat banyak hingga menutupi hampir seluruh bagian tengah bunga. Tampilan inilah yang sering kita lihat dalam dekorasi pernikahan mewah.
Bentuknya yang bulat dan padat membuatnya tampak seperti bola bunga besar. Varian double peony sering digunakan sebagai fokus utama dalam rangkaian bunga.
4. Bomb Peony
Bomb peony memiliki kelopak luar yang besar dan datar, sementara bagian tengahnya membentuk gumpalan kelopak yang lebih rapat seperti bola kecil. Bentuk ini terlihat unik dan berbeda dibandingkan jenis lainnya.
Perbedaan Warna dan Kegunaan
Peony hadir dalam berbagai warna, mulai dari putih bersih, pink lembut, merah tua, hingga kuning cerah. Warna putih dan pink sering digunakan untuk pernikahan karena melambangkan cinta dan kesucian. Sementara warna merah dan ungu memberi kesan dramatis dan mewah.
Dalam dunia dekorasi, peony sering dipadukan dengan bunga lain seperti mawar atau baby’s breath untuk menciptakan tampilan yang harmonis. Karena masa mekarnya terbatas, peony termasuk bunga musiman yang harganya bisa cukup tinggi.
Selain untuk dekorasi, peony juga memiliki nilai simbolis yang kuat. Di beberapa budaya, bunga ini melambangkan keberuntungan, kehormatan, dan kebahagiaan dalam pernikahan.
Kesimpulan
Bunga peony adalah simbol keindahan dan kemewahan yang memiliki beragam jenis serta karakteristik unik. Berdasarkan tipe tanamannya, peony terbagi menjadi herbaceous, tree, dan intersectional (Itoh), masing-masing dengan keunggulan tersendiri. Sementara dari bentuk bunganya, terdapat variasi seperti single, semi-double, double, dan bomb yang memengaruhi tampilan visualnya.
Memahami perbedaan jenis peony membantu kita memilih varietas yang tepat sesuai kebutuhan, baik untuk taman, dekorasi acara, maupun koleksi tanaman hias. Dengan keindahan dan maknanya yang mendalam, tidak mengherankan jika peony tetap menjadi salah satu bunga favorit di berbagai belahan dunia.